Thursday, February 23, 2017

Konfigurasi PPPoE Server MikroTik

Assalamualaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua
Kali ini saya akan berbagi ilmu tentang:

Konfigurasi PPPoE Server MikroTik






A.Pengertian
  PPPoE (Point-to-Point over Ethernet) merupakan sebuah Protokol Jaringan yang digunakan untuk mengenkapsulasi Frame PPP didalam koneksi Ethernet. PPPoE biasanya digunakan oleh ISP untuk menghubungkan Perangkat Modem dari Pengguna agar terkoneksi ke Jaringan ISP dan ke Internet dengan menggunakan bantuan Tunneling.


B.Latar Belakang
  Latar belakang saya dikarenakan cara kerja PPPoE adalah dengan mengenkapsulasi Frame, yang mana Frame berada di OSI Layer 2 (Data Link) maka agar PPPoE dapat saling terkoneksi maka kedua belah pihak Client - Server harus mengetahui kedua MAC Addresss. Karena dasar inilah kita akan memanfaatkannya untuk menciptakan koneksi aman antara Client dan Server.


C.Maksud dan Tujuan
  Maksud dan Tujuan saya dengan digunakannya koneksi PPPoE ini akan menciptakan koneksi Individual antara user satu dngan user yang lain, yang mana ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya Man-in-the-Middle-Attacks atau penyerang yang berada di tengah-tengah antara kita dengan pihak ISP.

Ini biasa terjadi, contohnya apabila kita menggunakan jaringan lokal secara bersama-sama dan salah satu teman kita menggunakan aplikasi NetCut. Karena cara kerja NetCut adalah memanipulasi MAC Address dari Router dan Client (di Layer 2), nah agar NetCut bekerja NetCut harus dapat mengetahui IP dan MAC Address dari korban. Apabila MAC sudah diketahui, MAC akan mulai menspoofing MAC Client dan mengirimkan MAC palsu ke Router. Karena MAC tidak sesuai maka paket yang dikirim tidak akan sampai kembali. Berbeda apabila kita menggunakan PPPoE, karena user satu dan lainnya tidak dapat saling melihat namun dapat saling terkoneksi.


D.Jangka Waktu
  Jangka waktu saya dalam membuat PPPOE Server ini sekitar 15 Menit tergantung pemahaman masing-masing


E.Alat dan Bahan
1.MikroTik 2 (Server-Client)
2.PC atau Laptop


F.Langkah Kerja
1. Silahkan teman-teman login ke MikroTik masing-masing, saya menganggap teman-teman sudah dapat terkoneksi ke perangkat melalui Winbox.

2. Setelah masuk, pastikan teman-teman melihat menu PPP yang ada di menu Utama Winbox kemudian klik menu tersebut. Apabila tidak ada silahkan cek apakah paketnya dihidupkan dan diinstall ataukah tidak di System -> Packages.

3. Untuk membuat PPPoE Server kita tinggal menuju Tab PPPoE Servers lalu klik [+], namun dengan cara itu teman-teman harus mensetting satu persatu IP untuk tiap User dalam artian Static/Fixed IP pada sisi server.

Yang akan kita lakukan disini adalah mengotomatiskan pembagian IP tersebut. Sehingga sebelumnya kita buat IP Pool terlebih dahulu di IP -> Pool. Tambahkan IP dengan Range yang diinginkan, contohnya disini saya membuat Range dari 10.20.30.1 - 10.20.30.100 kemudian klik OK.

4. Apabila sudah, kembali ke menu PPP -> Profiles. Isikan Name (penamaan bebas), Local Address (berikan IP diluar Range yang sudah dibuat), dan Remote Address (masukkan nama konfigurasi IP Poolnya, dan bila perlu isikan juga DNS nya apabila dibutuhkan. Apabila sudah klik OK.

5. Kemudian kembali ke tab PPPoE Servers kemudian klik [+] untuk menambahkan. Disini yang akan kita ubah adalah Service (Isikan dengan nama bebas), Interface (Pilih Interface yang akan digunakan sebagai Jalur PPPoE nantinya, dan ubah Default Profile agar mengarah ke Profile yang sudah kita buat lalu klik OK.

6. Terakhir kita tinggal menambahkan data user yang dapat menggunakan layanan PPPoE yang kita buat. Klik tab Secrets lalu klik [+] untuk menambahkan. Isikan Name untuk Username, Password, dan arahkan Service menuju PPPoE dan Profile menuju Profile yang sudah kita buat. Apabila sudah klik OK.

7. Pembuatan PPPoE Server selesai!! Untuk mencobanya di perangkat MikroTik lain teman-teman dapat menambahkan Interface PPPoE Client yang dapat teman-teman tambahkan melalui menu Interfaces -> Interface -> PPPoE Client atau PPP -> Interface -> PPPoE Client.

Pembuatan Selesai!


G.Referensi
- Wikipedia - Point-to-Point Protocol over Ethernet
- Wikipedia - Point-to-Point Protocol
- Wikipedia - Man-in-the-Middle-Attack


H.Kesimpulan
  Kesimpulan saya kali ini dengan mengimplementasikan PPPoE, kita dapat menciptakan koneksi antara Client-Server yang lebih aman. Agar manajemen akun semakin baik dan efektif, teman-teman dapat menggabungkan PPP dengan RADIUS Server, contohnya MikroTik Userman.

Sekian dari saya,jika ada salah ketik maupun hal lain yang tidak berkenan mohon maaf sebesar-besarnya

Terima Kasih
Wassalamualikum Wr.Wb

No comments:

Post a Comment